PRSSNI Rayakan HUT ke-51 dengan Mengalihkan Perayaan untuk Bantuan Kemanusiaan

PRSSNI Rayakan HUT ke-51 dengan Mengalihkan Perayaan untuk Bantuan Kemanusiaan

Jakarta, 17 Desember 2025 — Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 pada 17 Desember 2025 dengan makna yang lebih mendalam. Pada momentum tahun ini, PRSSNI memutuskan untuk mengalihkan biaya perayaan HUT menjadi bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selama ini, peringatan HUT PRSSNI identik dengan berbagai kegiatan apresiasi dan pembagian hadiah bagi pendengar radio di seluruh Indonesia. Namun, kondisi di sejumlah wilayah yang masih memprihatinkan mendorong keluarga besar radio swasta nasional untuk mengambil langkah solidaritas yang nyata.

Keputusan ini merupakan wujud kepedulian dan empati insan radio terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

Ketua Umum PRSSNI, M. Rafiq, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas insan radio terhadap sesama.

“Di usia ke-51 PRSSNI, kami merasa penting untuk tidak hanya merayakan perjalanan organisasi, tetapi juga hadir dan berbagi dengan saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. Radio selalu dekat dengan masyarakat, dan hari ini kedekatan itu kami wujudkan melalui aksi nyata,” ujar M. Rafiq. Radio, sebagai media yang selalu hadir dan dekat dengan pendengarnya, tidak hanya berperan menyampaikan informasi dan hiburan, tetapi juga menguatkan nilai kebersamaan dan kemanusiaan.

Melalui pengalihan dana perayaan ini, PRSSNI berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti serta membantu meringankan beban para korban bencana. Keluarga besar radio swasta di seluruh Indonesia juga menyampaikan doa agar saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Di usia ke-51 ini, PRSSNI menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia, menjaga kedekatan dengan pendengar, serta hadir tidak hanya di saat suka, tetapi juga di saat duka.